Implementasi 5C Dalam Penilaian Kelayakan Pemberian Kredit di PT BPR Supra Artapersada Cabang Bogor

ALDI AL URAEDI, RADEN (2019) Implementasi 5C Dalam Penilaian Kelayakan Pemberian Kredit di PT BPR Supra Artapersada Cabang Bogor. Diploma thesis, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan.

[img] Text
Cover.docx

Download (57kB)
[img] Text
ABSTRAK.docx

Download (14kB)
[img] Text
BAB I.docx

Download (19kB)
[img] Text
BAB II.docx

Download (43kB)
[img] Text
BAB III.docx

Download (421kB)
[img] Text
BAB IV.docx

Download (18kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.docx

Download (13kB)

Abstract

Resiko kredit merupakan resiko berbesar yang dialami oleh perbankan. Dengan tingginya tingkat resiko tersebut maka perbankan harus mampu mengantisipasinya melalui proses penilaian kredit menggunakan 5C. yaitu, character, capacity,collateral, Capital, dan condition of economic. Dengan begitu diharapkan kredit bermasalah mampu diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian kredit, implentasikan 5C dalam penilaian kelayalan pemberian kredit, hambatan account officer dalam penilaian kelayakan pemberian kredit menggunakan 5C, serta upaya yang dilakukan account officer dalam menangani hambatan dalam penilaian kelayakan pemberian kredit menggunakan 5C. Hasil penelitian menunjukan bahwa bagian perkreditan PT BPR Supra Artapersada Cabang Bogor dalam melaksanakan prosedur pemberian kredit sudah sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan oleh dewan direksi. Implementasi 5C dalam penilaian kelayakan pemberian kredit sudah sesuai dengan standar operasional prosedur dengan memperhatikan character, dilihat dari BI checking dan saat wawancara , capacity, dilihat dari gaji atau laporan keuangan bagi korporasi. collateral, dilihat dari legalitas dan taksasi, Capital dapat dilihat dari laporan keuangan dan condition of economic dari kondisi terkini perekonomian nasional atau prospek dari usaha yang akan dibiayai kredit oleh pihak bank. hambatan account officer dalam penilaian kelayakan pemberian kredit, yaitu: minimnya informasi yang didapat, data yang kurang mendukung, penghasilan yang minim, dan jaminan yang tidak mengcover pinjaman. Adapun upaya yang dilakukan account officer dalam menangani hambatan dalam penilaian kelayakan pemberian kredit manggunakan 5C. yaitu, mencari informasi penghasilan lain calon debitur, menyusun laporan keuangan yang sederhana yang bersumber dari hasil wawancara dengan calon debitur, dan menggunakan jaminan sekunder apabila jaminan tidak mengcover pinjaman. Hasil evaluasi dari implementasi 5C dalam penilaian kelayakan pemberian kredit menggunakan 5C di PT BPR Supra Artapersada Cabang Bogor agar prosedur pemberian kredit berjalan dengan waktu yang relatif singkat maka PT BPR Supra Artapersada hendaknya menambah SDM, security menjadi pilar pertama yang memahami mengenai produk kredit beserta persyaratanya, dalam penilaian capacity akan lebih baik lagi account officer menggunakan analisis rasio, dan point capital dan condition of economic hendaknya diberikan porsi yang sama penting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Management
Depositing User: Yayan Sopian
Date Deposited: 09 Jul 2020 03:39
Last Modified: 09 Jul 2020 03:39
URI: http://repository.ibik.ac.id/id/eprint/1034

Actions (login required)

View Item View Item